Prinsip Kerja Thermal Oil Heater
Taland Thermal Oil Heater Efesiensi Tinggi
π₯ Prinsip Kerja Utama
- Pemanasan minyak termal
- Burner (menggunakan solar, gas, atau listrik) memanaskan pipa/coil di dalam thermal oil heater.
- Minyak termal yang mengalir di dalam pipa menyerap panas tersebut.
- Sirkulasi minyak
- Pompa sirkulasi mengalirkan minyak panas ke peralatan proses (heat exchanger, reactor, dryer, dll).
- Minyak tidak berubah fase (tetap cair), hanya suhunya yang naik.
- Transfer panas ke proses
- Panas dari minyak ditransfer ke fluida atau material proses.
- Suhu bisa mencapai 250β350Β°C tanpa tekanan tinggi.
- Minyak kembali ke heater
- Setelah melepaskan panas, minyak kembali ke heater untuk dipanaskan ulang.
- Proses berlangsung tertutup dan berulang (closed loop).
βοΈ Komponen Utama
- Burner β sumber panas
- Coil/pipa pemanas β tempat minyak menyerap panas
- Pompa sirkulasi β mengalirkan minyak
- Expansion tank β menampung pemuaian minyak
- Control system β mengatur suhu & keselamatan
β Keunggulan Thermal Oil Heater
- Tidak memerlukan tekanan tinggi
- Suhu stabil dan mudah dikontrol
- Risiko ledakan lebih kecil dibanding boiler uap
- Efisiensi tinggi untuk proses suhu tinggi
π Aplikasi Umum
- Industri makanan
- Kimia & petrokimia
- Tekstil
- Aspal & bitumen
- Kayu dan karet
